Memilih jurusan hukum tidak hanya soal nama besar kampus. Kualitas fakultas, reputasi akademik, riset, jaringan alumni, peluang magang, serta hubungan dengan dunia profesional juga perlu dipertimbangkan. Untuk 2026, salah satu rujukan internasional yang relevan adalah QS World University Rankings by Subject 2026, yang menilai bidang Law & Legal Studies berdasarkan reputasi akademik, reputasi pemberi kerja, sitasi publikasi, H-index, dan jejaring riset internasional.
Berikut 20 universitas dengan jurusan/fakultas hukum yang dapat menjadi referensi pada 2026:
-
Universitas Indonesia (UI) – Fakultas Hukum UI menjadi kampus Indonesia dengan posisi tertinggi dalam QS Law & Legal Studies 2026, yakni peringkat dunia 96. SINDOnews Edukasi
-
Universitas Gadjah Mada (UGM) – Termasuk https://makhansweets.com/ kelompok 151–200 dunia dalam pemeringkatan QS 2026.
-
Universitas Airlangga (UNAIR) – Berada pada kelompok 151–200 dunia menurut QS 2026.
-
Universitas Padjadjaran (UNPAD) – Masuk kelompok 201–250 dunia.
-
BINUS University – Perguruan tinggi swasta Indonesia yang masuk kelompok 251–300 dunia untuk bidang hukum.
-
Universitas Diponegoro (UNDIP) – Berada pada kelompok 251–300 dunia.
-
Universitas Brawijaya (UB) – Masuk kelompok 301–350 dunia.
-
Universitas Sebelas Maret (UNS) – Berada pada kelompok 351–400 dunia.
-
Universitas Hasanuddin (UNHAS) – Masuk kelompok 401–450 dunia.
-
Universitas Sumatera Utara (USU) – Berada pada kelompok 451–500 dunia.
-
Universitas Andalas (UNAND) – Termasuk kelompok 451–500 dunia.
-
Universitas Islam Indonesia (UII) – Masuk kelompok 501–550 dunia. Data posisi 1–12 tersebut mengacu pada publikasi yang merangkum hasil QS World University Rankings by Subject 2026.
-
Universitas Udayana (UNUD) – Program hukum Udayana juga tercatat dalam pemeringkatan bidang hukum berbasis kinerja riset.
-
Universitas Lampung (UNILA) – Salah satu perguruan tinggi negeri yang memiliki fakultas hukum dan masuk berbagai pemeringkatan nasional.
-
Universitas Sriwijaya (UNSRI) – Memiliki Fakultas Hukum yang menjadi salah satu pilihan pendidikan hukum di Sumatra.
-
Universitas Riau (UNRI) – Fakultas Hukumnya menjadi pilihan bagi calon mahasiswa di kawasan Riau dan sekitarnya.
-
Universitas Jember (UNEJ) – Memiliki program pendidikan hukum dan termasuk perguruan tinggi yang diperhitungkan dalam pemetaan universitas Indonesia.
-
Universitas Mataram (UNRAM) – Salah satu pilihan pendidikan hukum di kawasan Nusa Tenggara Barat.
-
Universitas Syiah Kuala (USK) – Menjadi salah satu pusat pendidikan tinggi hukum di Aceh.
-
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) – Perguruan tinggi swasta yang memiliki program studi hukum dan menjadi salah satu pilihan di Yogyakarta.
Daftar tersebut sebaiknya dipahami sebagai referensi, bukan peringkat mutlak. Misalnya, 2026 menggunakan performa riset hukum sebagai dasar pemeringkatan dan menempatkan UI, UGM, UNS, UNDIP, UNAIR, serta UB di antara institusi Indonesia dengan performa riset hukum yang tinggi. Metodologinya berbeda dari QS sehingga hasil urutannya juga dapat berbeda.
Bagi calon mahasiswa, jangan hanya melihat peringkat. Pertimbangkan juga akreditasi program studi, kurikulum, biaya kuliah, lokasi, kesempatan magang, organisasi mahasiswa, konsentrasi hukum yang tersedia, dan jaringan alumni. Jika ingin berkarier sebagai advokat, jaksa, hakim, notaris, legal officer, konsultan hukum, atau bekerja di pemerintahan, pilihan konsentrasi dan pengalaman selama kuliah juga dapat menjadi faktor penting.
Dengan demikian, UI, UGM, UNAIR, UNPAD, UNDIP, UB, UNS, UNHAS, USU, UNAND, dan UII memiliki posisi yang terlihat dalam pemeringkatan QS Law & Legal Studies 2026, sementara kampus lain dalam daftar dapat menjadi alternatif berdasarkan reputasi dan performa akademik di tingkat nasional. QS sendiri menjelaskan bahwa edisi 2026 mencakup sekitar 1.900 institusi dan 55 bidang studi sehingga hasilnya merupakan salah satu, bukan satu-satunya, indikator untuk membandingkan perguruan tinggi.